Monthly Archives: Juli 2018

Partisipasi Ibu PKK Dalam Kegiatan Desa Ploso Perlu di Acungi Jempol


Semangat Ibu Ibu PKK dalam rangka penyambutan Tim Penilai Pemuda Plopor Bidang pangan Tingkat Propinsi Jawa Timur Tahun 2018 Perlu di acungi jempol.

Senam Keluarga Lansia Desa Ploso Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar Menyambut Tim Penilai Pemuda Pelopor Dari Profinsi Jawa Timur Tahun 2018


Puluhan ibu – ibu usia lanjut (LANSIA) Selasa 17 Juli 2018 hadir memeriahkan acara dalam penyambutan kedatangan tim penilai Pemuda Pelopor Bidang pangan tingkat jawa Timur.

DESA PLOSO KECAMATAN SELOPURO MELAHIRKAN PEMUDA PELOPOR BIDANG PANGAN TAHUN 2018 LEWAT SARI ROSO

Pemuda Pelopor adalah pemuda yang memiliki semangat dalam mengembangkan potensi diri guna merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan dan memberikan jalan keluar atas berbagai masalah yang dilandasi sikap dan jiwa kesukarelaan , tanggung jawab dan keperdualian untuk menciptakan sesuatu dan atau mengubah gagasan pemikiran, tindakan dan perilaku menjadi suatu karya nyata yang berkualitas dan dilaksanakan secara konsisten dan gigih yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta diakui oleh berbagai pihak dan pemerintah.
Guna mendorong munculnya para pemuda yang memiliki jiwa kepeloporan maka pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga memberikan penghargaan kepada para pemuda yang telah menunjukkan semangat dalam mengembangkan potensi diri, merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan dan memberikan jalan keluar atas berbagai masalah yang dihadapi masyarakat.

Sebagai wujud perhatian pemerintah kepada pemuda yang telah menunjukkan partisipasi dan kepeloporannya maka pemerintah melaksanakan Program Pemilihan Pemuda Pelopor yang diselenggarakan secara nasional. Pemilihan pemuda pelopor tingkat nasional diselenggarakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional. Puncak pemilihan pemuda pelopor adalah pemberian penghargaan kepada pemuda pelopor pada acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dilaksanakan setiap tahun, yakni pada setiap tanggal 28 Oktober. Selanjutnya, Warga Negara Indonesai yang berhak atau yang memiliki kesempatan untuk mengikuti Program Pemilihan Pemuda Pelopor adalah pemuda yang berusia 16 s/d 30 tahun.
Secara umum, program pemilihan pemuda pelopor bertujuan untuk;
1) Menggelorakan semangat kepeloporan di kalangan pemuda,
2) menemukan pemuda yang memiliki potensi kepeloporan,
3) Mewujudkan pemuda yang berkemampuan merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan dan memberikan jalan keluar atas berbagai masalah dan
4) Memberikan penghargaan kepada para pemuda yang dinilai telah menemukan persyaratan dan criteria pemuda sebagai Pemuda Pelopor Tingkat Nasional.(Admin/Misgianto)

DANA DESA DIMANFAATKAN UNTUK BEDAH RUMAH & INFRASRUKTUR PEMUKIMAN DESA PLOSO TAHUN 2018


PEMERINTAH Desa Ploso kecamatan Seliopuro Kabupaten Blitar, mengalokasikan dana desa untuk membedah sejumlah rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga miskin.

Kepala Desa Ploso KOMSUN mengatakan bedah rumah tersebut sudah sesuai dengan amanat peruntukan dana desa (DD) yang sebagian untuk pemberdayaan dan pembangunan dalam hal infrastruktur.

“Infrastruktur artinya luas, ini infrastruktur pemukiman dan rumah tidak layak huni yang jadi objek,” kata KOMSUN, Kamis (12/7/2018). DANA DESA

Ia mengatakan di Desa Karangmojo masih banyak keluarga yang belum tinggal di rumah layak huni, sehingga Pemdes Karangmojo berinisiatif mengalokasikan dana desa untuk membedah sejumlah rumah. DANA DESA

Bedah rumah tersebut menurutnya dapat dianggarkan dengan Dana Desa melalui program fasilitasi peningkatan kualitas rumah tidak layak huni. DANA DESA

KOMSUN mengatakan dari sekitar 2.070 kepala keluarga (KK) di Desa Ploso, masih terdapat 12an rumah yang dianggap tidak layak sehingga diusahakan untuk dilakukan perbaikan. DANA DESA

“Secara bertahap, sebanyak 12 unit RTLH akan kami bedah,” katanya.

Kasi Pelayanan Desa Ploso NA LUQMAN S mengatakan program ini terlebih dahulu ditujukan untuk 1 rumah tidak layak huni.
“Kegiatan ini akan dilakukan untuk tahun-tahun berikutnya.

Bantuan pemdes lebih banyak dalam bentuk material bahan bangunan, sedangkan untuk tenaga perbaikan rumah dilakukan oleh masyarakat,” katanya. DANA DESA


Dana dari pusat ini merupakan stimulan agar masyarakat bisa memperbaiki rumahnya. Memang diakuinya, dana Rp15 juta tidak bisa membangun rumah dalam kondisi bagus, sehingga diperlukan swadaya.

“Kami targetkan akhir Juli, seluruhnya sudah selesai,” katanya. DANA DESA

Admin / Misgianto

MONITORING DAN EVALUASI PENGELOLAAN DANA DESA


Pada hari Selasa, 03 Juli 2018 Kementerian Dalam Negeri dalam hal ini Ditjen Bina Pemerintahan Desa melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Penyaluran Dana Desa Tahap Pertama Tahun 2018. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Blitar, bertempat di ruang kerja Sub Bagian Tata Pemerintahan Desa/Kelurahan Bagian Administrasi Pemerintahan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke Kantor Desa Ploso Kecamatan Selopuro. Hadir pada kegiatan tersebut perwakilan dari Kemendagri, Kasubbag Tata Pemerintahan Desa/Kelurahan Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Blitar, Kasi Pemerintahan dan Kasi Pembangunan Kecamatan Selopuro, Kepala Desa serta Perangkat Desa yang dikunjungi.


Monev dilaksanakan melalui kegiatan diskusi untuk mengetahui hambatan dan kesulitan pemerintah Desa Ploso dalam pengelolaan Dana Desa mulai dari perencanaan, penatausahaan dan pelaporan. Menurut Pihak Kemendagri, kegiatan Monev yang langsung dilaksanakan setiap periode, Selain itu, dikatakan juga bahwa kegiatan ini berbeda dengan kegiatan pemeriksaan yang dilaksanakan oleh lembaga pengawasan pemerintahan seperti Inspektorat ataupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tujuan utama dari Monev ini adalah melihat langsung kondisi di lapangan, mengumpulkan apa saja hambatan yang ditemui dalam pengelolaan Dana Desa untuk kemudian disusun sebagai laporan guna menyusun kebijakan selanjutnya yang lebih efektif dan efisien. (Admin/Misgianto)