Monthly Archives: Agustus 2020

BPD Bersama Pemdes Ploso Gelar Musdes Penyusunan RKP-Desa TA 2021

Ploso, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama Pemerintah Desa Ploso menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP-Desa) Tahun Anggaran 2021.

Pelakasanaan Musdes RKP-Desa mendasar pada Permendesa tentang Musyawarah Desa. Musdes RKP-Desa bertujuan menyusun perencanaan desa yang baik dan matang dalam menentukan pokok-pokok kebijakan arah pembangunan Desa Ploso untuk tahun anggaran 2021 yang akan datang.

Bertempat di Balai Desa Ploso, Jum’at (14/08/2020) Mudes dihadiri oleh Babinsa, BPD, Kepala Desa beserta jajarannya, Pendamping Desa dan unsur RT/RW beserta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya Pendamping Desa Budi Pradopo, ST menuturkan RKP-Desa harus sesuai dengan visi misi pemerintahn desa yang tertuang dalam RPJM. beliau mengingatkan bahwasanya semuanya harus tidak lepas dari Rencana, pengorganisasian, Aktualisasi, controlling.

Rencana salah satunya diwujudkan dengan penyusunan rencana kerja dalam hal ini RKP Desa. Pengorganisasian dengan melibatkan pemangku kepentingan (pemdes, tim penyusun RKP Desa, pendamping desa, BPD dan masyarakat). Aktualisasi pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan perencanaan yang matang. Controlling merupakan fungsi pengawasan yang harus dilakukan oleh masyarakat dan juga BPD agar pelaksanaan pekerjaan sesuai dan tidak keluar dari perencanaan.

Pelaksanaan musdes diawali dengan pencermatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Ploso (RPJM) Tahun 2020-2025. Gagasan/usulan dusun yang tertuang dalam RPJM menjadi acuan penyusunan RKP-Desa Tahun 2021.

Musdes menghasilkan beberapa mufakat tentang pokok-pokok prioritas pembangunan tahun 2021. Dilanjutkan dengan membentuk 11 anggota tim penyusun RKP-Desa dan 3 anggota tim verifikasi.

Editor : Misgianto

Polres Blitar Tanam Pohon Dan Tebar Benih Ikan Di Kampung Tangguh Desa Ploso

Antisipasi kerusakan lahan hijau di lingkungan Dusun Kasim RW.06 Desa Ploso, Pasalnya lingkungan tersebut menjadi Pusat Kampung tangguh yang di resmikan oleh Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya S.I.K. pada Rabu (05/08/2020).

Tanam Bibit pohon dan lepaskan bibit Ikan di RW.06 yang merupakan Lingkungan Kampung Tangguh Desa Ploso.

Penghijauan di kawasan RW.06 ini dipimpin langsung oleh Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya S.I.K.

“Hari ini Polres Blitar gandeng pemerintah Desa Ploso dan BUMDES ” Abadi Sejahtera” Desa Ploso untuk gerakan menanam di kawasan ini,” jelasnya Rabu (12/8/2020).

Disebutkan Kapolres, aksi penghijauan dengan melakukan penanaman pohon dan juga menyebar benih ikan di Kolam guna meningkatkan pelestarian lingkungan.

“Hal ini bertujuan untuk melestarikan alam ini, kita sayangi alam maka alam juga akan bersahabat dengan kita dan wabah Corona segera sirna ditelan oleh bumi dan semua segera berlalu,” tandas Kapolres Blitar.

Selain itu Kapolres juga berpesan agar gerakan menanam, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk penghijauan harus terus ditingkatkan. Terutama bagi masyarakat di seputar RW.06 yang merupan kampung Tangguh Desa Ploso Kecamatan Selopuro.

“Gandeng Pemerintah Desa Ploso dan BUMDES “Abadi Sejahtera” desa Ploso untuk gerakan menanam di sekitar RW.06,” ujarnya Kapolres Blitar.

Editor : Misgianto

TAATI PROTOKOL KESEHATAN, RW.06 DESA PLOSO JADI KAMPUNG TANGGUH 2020

PLOSO – Kedisplinan masyarakat lingkungan RW.06 Desa Ploso Kecamatan Selopuro dalam menerapkan protokol kesehatan dalan aktivitas keseharian berbuah apresiasi dari Polres Blitar. RW.06 yang berada di Desa Ploso Kecamatan Selopuro tersebut menjadi Kampung Tangguh oleh Polresta Blitar, Rabu (05/08/2020).

Tak hanya warganya yang disiplin, Desa Ploso juga memiliki beberapa fasilitas pendukung penanganan pandemi Covid-19, di antaranya Rumah Percontohan Protokol Kesehatan, pos Keamanan, Karantina, Pangan, kesehatan desa, dan lain sebagainya. Seluruh kegiatan penanganan Covid-19 di desa tersebut bahkan didokumentasikan.

Sementara itu Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya S.I.K., mengatakan, peresmian Kampung Tangguh adalah upaya kepolisian untuk membentuk masyarakat yang mandiri dan berdaya.

“Karena sumberdaya manusia adalah aset yang utama sehingga diharapkan dengan pembentukan kampung tangguh nusantara ini yang memenuhi lima kriteria tangguh yaitu tanggap informasi, tanggap kesehatan, tanggap keamanan dalam mengelola kamtibmas,” ujarnya.

Selain itu, tambahnya, adalah tanggap pangan, dan tanggap bencana. Ia berharap masyarakat lingkungan RW.06 Desa Ploso mampu mandiri, berdaya juang, serta memberdayakan diri mereka sendiri meski dilanda pandemi Covid-19.

Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya S.I.K. menilai RW.06 Desa Ploso dinyatakan siap untuk menjadi Kampung Tangguh sehingga dapat ditiru oleh kampung-kampung lainya yang bekerja sama dengan seluruh stakeholder dan elemen masyarakat.

“Dengan adanya pencanangan Kampung Tangguh di RW.06 Desa Ploso ini diharapkan akan menjadi percontohan bagi masyarakat di desa desa yang lainnya di Kabupaten Blitar untuk mewujudkan harapan bahwa seluruh RW menjadi Kampung Tangguh”