PKK Desa Ploso dan Lembaga Desa Ploso Bagikan Masker 12.196 Gratis pada Msyarakat


ploso-blitar, Guna membantu Pemerintah Kabupaten Blitar dalam mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Ploso Kecamatan Selopuro yang di bantu oleh Lembaga Desa Ploso, menjalankan tugas dan fungsinya, salah satunya dengan membagikan 12.196 masker serta mensosialisaikan bahaya Covid-19, Selasa, 17 Nopember 2020.

“Karena PKK juga merupakan barisan terdepan yang dekat dengan masyarakat. Kami berharap, apa yang kami lakukan ini apat membantu pemerintah daerah menjalankan programnya dalan penanganan covid-19 ini”, ujar Ketua TP PKK Desa Ploso Ny. NURUL AZIZAH.

Pembagian masker ini dilakukan langsung ke rumah-rumah warga, hal tersebut dilakukan agar tidak menimbulkan berkumpulnya orang ramai.

“Sistem pembagiannya, kami serahkan ke Ketua RT untuk dibagikan secara bertahap, gunaa tidak menimbulkan kerumunan,” Ny. NURUL AZIZAH.

Selama kegiatan berlangsung, Ny. NURUL AZIZAH beserta anggota TP PKK Desa Ploso yang di dampingi Bhabinkamtibmas Desa Ploso Kecamatan Selopuro EKO SUJIANTO dan Direktur Bumdes Abadi Sejahtra Desa Ploso SUNARDI, tidak bosan-bosannya mensosialisasikan kepada masyarakat agar mematuhi imbauan pemerintah.

“Jangan lupa buk, selesai beraktivitas, cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, tetap jaga jarak dan pakai masker serta patuhi seluruh imbauan pemerintah,”pinta Ny. NURUL AZIZAH kepada salah seorang warga saat memberikan masker.

Sementara itu, Kepala Desa Ploso ROHMADI mengapresiasi kegiatan yang dilakukan TP PKK Desa Ploso beserta Anggota dan Lembaga Desa Ploso, yang turut andil dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 ini, bukan hanya tugas pemerintah, tetapi kita semua elemen masyarakat terlibat dalam penanganan virus ini,”kata ROHMADI.

ROHMADI juga mengimbau kepada warganya agar jangan panik, selalu waspada, tidak perlu keluar rumah jika tidak ada sesuatu yang mendesak.

“Patuhi segala imbauan pemerintah, kalau seandainya keluar rumah tetap menggunakan masker, budayakan hidup bersih dan sehat. Mari bersama, kita bersatu melawan Covid-19 ini,”


76 KK di Desa Ploso Terima BLT DD Tahap II Bulan September Tahun 2020

Pemerintah Desa (Pemdes) Ploso, Kecamatan Selopuro, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap II kepada 76 Kepala keluarga (KK).

Kepala Desa Ploso, ROHMADI mengatakan, BLT DD tahap II baru disalurkan untuk bulan Juli dan Agustus. Sedangkan bulan September belum disalurkan.

“Kita baru salurkan dua bulan yakni Juli dan Agustus. Sedangkan September belum disalurkan karena memang belum cair,”ucap Kades, kemarin.

“Setiap kepala keluarga menerima BLT DD Rp 300 ribu. Karena 2 bulan maka mereka terima Rp 600 ribu.

Kades mengatakan, dengan adanya penerimaan BLT DD ini dapat meringankan beban masyarakat.

Diketahui, sebelumnya penerima bantuan BLT DD ini besarnya Rp 600 ribu per kepala keluarga. Namun, itu hanya tiga bulan. Berdasarkan pertaturan menteri keuangan (PMK) nomor 50 tahun 2020, penyaluran BLT DD diperpanjang. Dalam peraturan tersebut, BLT diperpanjang hingga september dengan nominal Rp 300 ribu per KK.

BUMDES ABADI SEJAHTERA DESA PLOSO RESMIKAN UNIT SIMPAN PINJAM DAN GEDUNG USAHA

Ploso – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Ploso Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar, BUMDes Abadi Sejahtera, Kamis pagi 24 September 2020 menggelar kegiatan peresmian unit usaha yang baru. Yakni Unit Simpan Pinjam dan Gedung Usaha Foto Copy.

Acara yang dilaksanakan di Balai Desa Ploso tersebut dihadiri Camat Selopuro yang diwakili Kasi Pemerintahan Kecamatan Selopuro, Kepala Desa Mronjo, Kepala Desa Jatitengah, Kepala Desa Popoh, Kepala Desa Siraman, Pendamping Desa, BPD Desa Ploso, LPMD Desa Ploso, serta masyarakat pemanfaat dan tokoh-tokoh masyarakat Desa Ploso.

Disambutannya, Kades Ploso Rohmadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus BUMDes Abadi Sejahtera yang telah menjalankan usaha BUMDes Abadi Sejahtera dengan baik.

“Atas nama Pemerintahan Desa Ploso, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus BUMDes Abadi Sejahtera Desa Ploso yang telah menjalankan unit usahanya dengan baik, serta dapat menambah unit usahanya yang baru yakni Unit Simpan Pinjam, Gedung Usaha Foto Copy. Semoga seluruh unit usaha BUMDes dapat berjalan dengan lancar, serta dapat menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PAD) Desa Ploso. Yang mana hasilnya dapat bersama kita manfaatkan untuk pembangunan Desa di bidang apa pun,” sebut Rohmadi.

Dikesempatan tersebut, Rohmadi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Desa Ploso dapat mendukung usaha-usaha BUMDes Abadi Sejahtera.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang membangun Desa ini. Dari pada itu, BUMDes Abadi Sejahtera haruslah kita dukung bersama. Karena usaha ini adalah milik kita bersama, dan hasilnya untuk bersama kita manfaatkan untuk membangun desa di berbagai sektor pembangunan,” tegas Rohmadi.

Sementara, Sunardi selaku Direktur BUMDes Abadi Sejahtera sangat berterima kasih kepada pihak Pemerintahan Desa dan seluruh lapisan masyarakat Desa Ploso yang telah mendukung usaha BUMDes. “Semoga berbagai usaha BUMDes Abadi Sejahtera dapat didukung penuh masyarakat dan berjalan baik, agar dapat berkontribusi dalam pembangunan Desa. semoga unit usaha baru, Unit Simpan Pinjam dan Gedung Usha Foto Copy di tahun mendatang dapat berpartisipasi dalam pembangunan desa,” sebut Sunardi.



Desa Ploso Lanjut Salurkan BLT-DD Tahap Empat Tetap Ikui Protokol Kesehatan


ploso-blitar.desa.id – Desa Ploso Lanjut salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), Rabu, 16 September 2020 terhadap warga nya di Balai Desa Ploso, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.
“Ini adalah penyaluran BLT-DD Tahap 4 kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di Desa Ploso, dengan jumlah penerima 76 Kepala Keluarga (KK) sebesar Rp300 ribu per KK,” kata Rohmadi, Kepala Desa Ploso, Rabu (16/9/2020).
“Kegiatan penyaluran BLT-DD tersebut, juga tidak terlepas dari peraturan protokol kesehatan Covid-19, masyarakat yang hadir harus menjaga jarak serta wajib menggunakan masker, mencuci tangan sebelum memasuki Balai Desa Ploso,” imbuhnya.

Penyaluran BLT DD Tahap 4 di Balai Desa Ploso, dihadiri Kasi Pemerintahan Kecamatan Selopuro Hari Agus Budi Hartono, S.Pi, Babinsa Trias W.P, Satpol PP Kecamatan Selopuro Nurhamid, Pendamping Desa dan BPD Desa Ploso.

Desa Ploso Kecamatan Selopuro Salurkan Bansos Provinsi Tahap III

ploso-blitar.desa.id Bantuan sosial (Bansos) Provinsi Jawa Timur tahap III untuk masyarakat Desa Ploso Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar yang terdampak Covid 19 kembali disalurkan pada Selasa (15/9/2020). Penyaluran bansos dilakukan di Kantor Desa Ploso dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan dan mendapat pengawalan dari Babinsa dan juga Bhabinkantibmas.

“Jumlah penerima cukup banyak namun kegiatan berjalan lancar dan terkendali, tentunya ini berkat kebersamaan semua pihak,” jelas Penjabat Kades Ploso Rohmadi, Selasa (15/9/2020).
Rohmadi menyebutkan, penerima Bansos Provinsi tahap III yang masuk data Non DTKS di Desa Ploso jumlahnya mencapai 329 orang. Untuk menghindari kerumuman masa, maka waktu penyaluran dibagi dalam 3 tahap. Untuk tahap I jam 09.00 s/d 09.30 WIB sebanyak 100 KK, tahap 2 jam 09.30 s/d 11.00 WIB sebanyak 100 KK dan Tahap 3 jam 11.00 s/d 12.30 WIB sebanyak 129 KK sehingga total penerima 329 KK.
Ditambahkan Rohmadi bantuan yang disalurkan ini berupa paket sembako yang langsung diterima masing masing penerima atau yang mewakili oleh keluarga tersebut.
“Tentunya kami berharap bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik baiknya oleh penerima dalam upaya mengurangi beban hidup di masa pandemi covid 19,” tandasnya.

Editor : Misgianto

PKK Desa Ploso Peduli Berantas Perdagangan Manusia dan KDRT

Ploso – Tim Penggerak PKK Desa Ploso Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar peduli terhadap potensi terjadinya kasus perdagangan manusia (Human Trafficking) dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di masyarakat. Berbagai cara sudah dilakukan TP PKK, termasuk sosialisasi tentang cara menangkal dua tindak kejahatan tersebut.

“Kejahatan perdagangan manusia dan KDRT ini perlu terus disosialisasikan, baik dampak, sebab dan pencegahannya. Hal ini belum sepenuhnya di ketahui oleh ibu-ibu di desa. Penyebab utama trafficking adalah karena kurangnya pemahaman korban, keluarga, ekonomi, dan kurang pembinaan. Selama ini sebagian besar kasus trafficking dan TKI adalah terjadi pada anak-anak dan perempuan. Dengan demikian PKK merasa kasus ini sangat penting diketahui oleh ibu-ibu di desa,” ungkap Ketua TP PKK Desa Ploso Ny. Nurul Azizah, Rabu 10 September 2020.

Ny. Fulva dari Lembaga Pengembangan Perempuan Desa sebagai Fasilitator Lokal dan Pelaksana Lapangan menyampaikan, UU Nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang menerangkan, perdagangan orang, khususnya perempuan dan anak, merupakan tindakan yang bertentangan dengan harkat dan martabat manusia dan melanggar hak azasi manusia (HAM), sehingga harus diberantas.

Jadi hal ini merupakan tanggungjawab kita bersama. Aturan perundangan sudah jelas, jika melanggar itu tanggung sendiri risikonya. Diimbau kepada seluruh kader PKK di Desa Ploso Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar, bersama-sama kita perangi ‘human trafficking’ serta kekerasan dalam rumah tangga, Pungkasnya.

Editor : Misgianto

PETANI DESA PLOSO WAJIB PUNYA KARTU TANI

Dengan menggunakan Kartu Tani, para petani dapat mengajukan kredit usaha di lembaga perbankan dan keuangan yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Kartu Tani ini pun digunakan untuk memverifikasi data para petani ketika melakukan pengajuan pinjaman kredit usaha, untuk lebih jelasnya inilah 4 Manfaat bagi Petani Memiliki Kartu Tani
1. Pupuk bersubsidi
mendapat kepastian dalam memperoleh pupuk bersubsidi. Pupuk merupakan komponen penting dalam sebuah pertanian, maka dari itu ketersediaan pupuk adalah hal mutlak.
2. Penjualan langsung
petani dapat melakukan penjualan hasil panen tanpa perantara.
3. Pembayaran kredit usaha
Keuntungan lainnya adalah kemudahan pembayaran kredit usaha. Ketika petani mendapatkan keuntungan yang lebih dari hasil penjualan selama masa panen, maka dana yang dimiliki bisa digunakan untuk unit usaha lainnya.
4. Tabungan dan bantuan sosial
Selain itu, dengan memiliki kartu tani maka petani bisa menggunakannya sebagai tabungan dan bisa meminimalisasi kerugian finansial jika dibandingkan dengan cara konvensional.

Editor : Misgianto

BPD Bersama Pemdes Ploso Gelar Musdes Penyusunan RKP-Desa TA 2021

Ploso, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama Pemerintah Desa Ploso menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP-Desa) Tahun Anggaran 2021.

Pelakasanaan Musdes RKP-Desa mendasar pada Permendesa tentang Musyawarah Desa. Musdes RKP-Desa bertujuan menyusun perencanaan desa yang baik dan matang dalam menentukan pokok-pokok kebijakan arah pembangunan Desa Ploso untuk tahun anggaran 2021 yang akan datang.

Bertempat di Balai Desa Ploso, Jum’at (14/08/2020) Mudes dihadiri oleh Babinsa, BPD, Kepala Desa beserta jajarannya, Pendamping Desa dan unsur RT/RW beserta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya Pendamping Desa Budi Pradopo, ST menuturkan RKP-Desa harus sesuai dengan visi misi pemerintahn desa yang tertuang dalam RPJM. beliau mengingatkan bahwasanya semuanya harus tidak lepas dari Rencana, pengorganisasian, Aktualisasi, controlling.

Rencana salah satunya diwujudkan dengan penyusunan rencana kerja dalam hal ini RKP Desa. Pengorganisasian dengan melibatkan pemangku kepentingan (pemdes, tim penyusun RKP Desa, pendamping desa, BPD dan masyarakat). Aktualisasi pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan perencanaan yang matang. Controlling merupakan fungsi pengawasan yang harus dilakukan oleh masyarakat dan juga BPD agar pelaksanaan pekerjaan sesuai dan tidak keluar dari perencanaan.

Pelaksanaan musdes diawali dengan pencermatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Ploso (RPJM) Tahun 2020-2025. Gagasan/usulan dusun yang tertuang dalam RPJM menjadi acuan penyusunan RKP-Desa Tahun 2021.

Musdes menghasilkan beberapa mufakat tentang pokok-pokok prioritas pembangunan tahun 2021. Dilanjutkan dengan membentuk 11 anggota tim penyusun RKP-Desa dan 3 anggota tim verifikasi.

Editor : Misgianto