Basmi Virus Corona dari Desa Ploso untuk Indonesia


Corona virus alias covid-19 menjadi “musuh” bersama setelah WHO tetapkan virus ini pandemi. Indonesia sedang berjuang hadapi birus yang mengambil banyak nyawa bagi yang tertular virus covid-19 ini.

Karena ganasnya virus covid 19 dan Presiden Jokowi sudah menetapkan status darurat corona virus dengan kebijakan social distancing ( jaga jarak) untuk hindari penularan secara masif. Lalu Provinsi di tanah air menindaklanjuti instruksi sesuai dengan kasus di daerah masing masing.

Provinsi Jawa Timur pun yang tidak luput dari virus corona, ditandai dengan beberapa orang meninggal dan puluhan pasien dalam Orang Dalam Pengawasan (ODP), mengambil langkah untuk mengeleminir angka korban virus yang asalnya dari Wuhan, Tiongkok, China tersebut.

Terkait itu, Pemerintah Desa Ploso serangkaian sosialisasi untuk diketahui oleh masyarakatnya.

Antara lain, ajakan yang digaungkan Kepala Desa Ploso (ROHMADI), tentang pola hidup sehat untuk terhindari dari bahaya virus corona.

“Mari kita lakukan pola hidup bersih mulai dari diri kita, keluarga kita, tetangga kita, lingkungan masyarakat kita untuk CEGAH COVID-19,” ajak ROHMAD di Kantor Desa Ploso kecamatan Selopuro, Selasa (24/03/2020), .

Didampingi pihak Puskes Des, Endang prihatin, serta warga Desa memberi apresiasi langkah yang diambil oleh Kepala Desa Ploso, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar dalam PENCEGAHAN wabah Virus Corona (Covid 19) dengan penyemprotan disinfektan ke SARANA IBADAH, SARANA UMUM,

“Terima kasih juga kami ucapkan kepada pihak Puskes Des yang sudah bersedia mendampingi dan memberi edukasi tentang kesehatan terutama tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” kata ROHMADI.

Dia berharap dengan dilakukannya penyemprotan ini, semoga wabah virus corona (Covid 19) dijauhkan dari masyarakat dan menumbuh kembangan kepedulian masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS)

“Mari bergandengan tangan cegah corona dengan menaati aturan dan imbauan yang telah dibuat oleh pemerintah,” demikian ROHMADI. (**)

Pelantikan Lembaga Kemasyarakatan Desa Ploso Masa Bakti 2020 – 2025


Senin 20 Januari 2020, dilaksanakan pelantikan Lembaga Desa periode 2019 – 2025. Acara dimulai pada pukul 19.00 WIB bertempat di balai desa Ploso.
Lembaga Desa tersebut diantaranya ketua Rukun Warga (RW), Ketua dan pengurus Rukun Tetangga (RT), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dan yang lainya.

Malam itu masing-masing lembaga mengirimkan perwakilan untuk hadir dalam acara tersebut. Acara dibuka dengan pembacaan Keputusan Kepala Desa yang berisi tugas dan susunan pengurus untuk periode yang baru, oleh Sekretaris Desa Ploso (Ahmad Zainul, SE).

Acara kedua yaitu sambutan dari kepala Desa Ploso ROHMADI. Beliau mengucapkan selamat kepada seluruh tamu yang hadir dan ini akan lebih baik dari yang kemarin.

ROHMADI juga meminta agar Tupoksi masing-masing lembaga dapat diterima sehingga semua paham akan tugas dan fungsinya. Pengurus RT RW juga diminta agar selalu menjaga kerukunan masyarakatnya.
Yang terakhir masing-masing lembaga untuk menerima SK.

Desa Ploso Meenjadi Tempat Kegiatan Pengajian Rutinan Muslimat NU Kecamatan Selopuro

ploso-blitar.desa.i//Bertepatan dengan Muslimat Se-Kecamatan Selopuro Melaksanakan kegiatan pengajian rutinan Muslimat -Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus pelantikan Fatayat NU Desa se Kecamatan Selopuro, Syukuran Kepala Desa Ploso (ROHMADI), dan perkenalan Camat Selopuro (DENY CANDRA HIMAWAN, S.STP, MMS) di Ds.Ploso Kec.Selopuro Kab.Blitar, Minggu (12/01/20).

Pembina dan Ketua Pengurus Muslimat dalam sambutannya mengatakan, selalu memberikan motivasi pada para Ibu Ibu Muslimat NU, supaya dapat bergerak aktif dalam menyelesaikan permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat.

Kegiatan yang juga melibatkan Ibu-ibu atau para istri pengurus ini diisi dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an. Hal tersebut dilakukan dalam rangka memanjatkan doa kepada Allah untuk kelancaran program Keluarga Besar NU Kecamatan Aelopuro dan juga mendoakan seluruh keluarga yang telah mendahului kita.

Kepala Desa Ploso Atau Yang Mewakili menyampaikan, ucapan terima kasih dan selamat datang kepada hadirin semua, pengajian Muslimat NU se kecamatan Selopuro Yang sudah berjalan lebih dari satu tahun ini diharapkan bisa menjadi teladan bagi generasi mendatang.

Selanjutnya, sambutan Forkompimca Kecamatan Selopuro DENY CANDRA HIMAWAN, S.STP, MMS, menjelaskan bahwa untuk terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa ,apabila seorang muslim mampu memberikan kasih sayang terhadap muslim lainnya.

“Dan kasih sayang itu diwujudkan dalam berbagai aspek kehidupan, kita akan merasakan betapa nikmatnya kebersamaan sebagai umat Islam dan bangsa yang kuat dan kokoh dan tidak mudah diadu domba yang sarat akan perpecahan, dengan sikap ikhlas karena mengharap ridho Allah,” ungkap DENY CANDRA HIMAWAN, S.STP, MMS.

Dalam muqodimah KH. HARUN ISMA’IL menyampaikan, untuk terciptanya kerukunan hidup antara sesama warga masyarakat : Apabila seorang muslim mampu menghargai dan menghormati orang lain dalam berbagai hal. Termasuk menghormati dan menghargai terhadap adanya perbedaan, baik dalam hal bahasa, budaya, maupun pemahaman agama yang sarat akan perbedaan mazhab dan pendapat.

“Kita akan merasakan betapa nikmatnya hidup rukun dalam sebuah perbedaan yang dibingkai atas dasar ukhuwah Islamiyah dengan menganggap perbedaan sebagai rahmat atas kasih sayang Allah kepada semua hamba,” tutur KH. HARUN ISMA’IL .

Pengajian rutin yang dihadiri oleh para sepuh dan tokoh masyarakat ,Forkompimca Kecamatan Selopuro, Kades Ploso, Pengurus Fatayat NU Anak Cabang Selopuro, MWC NU Kecamatan Selopuro dan warga Desa Kec.Selopuro.

Kepala Desa Ploso Kepada Mantan TKI Penerima Bantuan Alat Masak ‘Ojo Didol’ Program Desmigratif Tahun 2019

Pemilihan Ketua RT/RW, Demokrasi Ala Desa Ploso Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar Tahun 2020

http://ploso-blitar.desa.id – Suasana di Desa Ploso Kec. selopuro pada hari Selasa (07/01/2020) pagi itu memang terlihat ramai dan berbeda dari hari biasanya, usut punya usut ternyata saat itu warga yang bermukim di desa tersebut sedang mengukir sejarah baru, dengan menggelar pesta demokrasi ala Desa, untuk memilih pengurus Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW) yang menggantikan pengurus lama yang telah berakhir masa jabatannya.

Cukup terlihat unik pesta demokrasi kali ini, yang mana biasanya masyarakat memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah disediakan, namun tidak kali ini, panitia penyelenggara lebih memilih jemput bola dengan mendatangi satu persatu rumah warga dan membawa kotak suara serta kertas suara untuk kemudian masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya.

Kepala Desa (Kades) Ploso, ROHMADI menjelaskan, proses pemilihan RT atau RW ini baru pertama dilakukan di Desa Ploso. Tujuannya, agar warga bisa menentukan siapa RT atau RW yang sesuai dengan kriteria dan dapat mendukung program pembangunan desa Ploso.

“Kami berharap siapa pun calon RT dan RW terpilih hendaknya bisa sejalan dengan program kepala desa, membangun Desa Ploso ini lebih maju ,” ujarnya Selasa (07/01/2020)

Ia menambahkan ada satu dusun yang mengikuti pemilihan RT/RW yakni Dusun Ploso. Dari kedua dusun tersebut ada satu dusun yang tidak dilakukan pemungutan suara yakni dusun Kasim karena tahun 2019 secara bertahap sudah sedikit demi sedikit melakukan pergantian RT dan RW.

Hal senada juga di sampaikan MIFTAHUL FAIZIN selaku Ketua Dusun Ploso, ia menyampaikan bahwa pemilihan Ketua RT dan RW ini dilakukan secara door to door, jika tidak mendapati warga dirumah, pihaknya akan mengulang kembali sampai waktu ditutup sekitar pukul 15.00 WIB.

“Mudah-mudahan dengan adanya demokrasi ala desa Ploso ini sesuai dengan yang diharapkan masyarakat khususnya kepala desa, karena ini merupakan titik tumpu berjalannya sistem pemerintahan dan kami berterima kasih kepada kepala desa karena sudah memberikan kami keleluasaan dalam melaksanakan kegiatan ini,” tutupnya. (***)

Berikut nama-nama Ketua RT/RW terpilih Desa Ploso :
Dusun Ploso

Ketua RW : Bpk. Imam Khalimi
Ketua RT 1 RW 1 : Mas Dwi Suwandi
Ketua RT 2 RW 1 : Mas Mujtahid
Ketua RT 3 RW 1 : Pak Arifin
Ketua RT 4 RW 1 : Pak Said

Reporter : misgianto

SERTIJAB KETUA TP PKK DESA PLOSO KECAMATAN SELOPURO KABUPATEN BLITAR PERIODE 2019 – 2025

http://ploso-blitar.desa.id;Seiring dengan berakhirnya masa jabatan Kepala Desa Ploso periode tahun 2014 – 2019 (BP. KOMSUN), dan telah dilantiknya Penjabat Kepala Desa Ploso pada 13 Desember 2019 (Bp.ROHMADI), maka berakhir pula masa jabatan ketua Tim Penggerak PKK Desa Ploso.

Berdasarkan hal tersebut, maka pada hari Senin, 30 Desember 2019 di Pendopo Desa Ploso dilaksanakan serah terima jabatan ketua Tim Penggerak PKK Desa Ploso dari ketua TP PKK Desa Ploso yang lama Ny.BADINGAH kepada ketua TP PKK Desa Ploso yang baru, Ny. NURUL AZIZAH.

Dalam kesempatan tersebut diharapkan agar ketua TP PKK Desa Ploso yang baru bisa menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya, seiringan dengan tugas dari suaminya, Bp. ROHMADI sebagai Penjabat Kepala Desa Ploso yang baru.

Kami atas nama pemerintah Desa Ploso mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ketua TP PKK Desa Ploso yang lama, Ny. BADINGAH atas dedikasinya selama ini, dan mengucapkan selamat datang kepada ketua TP PKK Desa Ploso yang baru, Ny. NURUL AZIZAH semoga bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

SELAMAT ATAS DILANTIKNYA, BAPAK ROHMADI SEBAGAI KEPALA DESA PLOSO, KECAMATAN SELOPURO, KABUPATEN BLITAR PERIODE 2019-2025.


ploso-blitar.desa.id, Seluruh masyarakat Desa Ploso mengucapkan selamat kepada Bapak Rohmadi yang telah dilantik sebagai Kepala Desa Ploso periode 2019-2025 di Kantor Bupati Blitar di Kanigoro oleh Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM pada hari Jum’at, 13 – 12 – 2019.

Dengan telah dilantiknya Bapak Rohmadi maka resmilah menjadi Kepala Desa Ploso Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar. tentu saja dalam menjalankan roda pemerintahan kedepan harus ditunjang oleh Perangkat Desa yang Mumpuni, Profesional dan memiliki kemampuan dan kemauan untuk dapat bekerja dan bekerja sama dalam menjalankan Amanah Pemerintah maupun masyarakat Desa Ploso. Kecamatan Selopuro .

Salah satu tim relawan mewakili Pemuda kami selalu siap mendukung Pemerintahan Desa jika suatu saat dibutuhkan dalam bentuk kegiatan apa pun demi kemajuan Desa Ploso kedepan.

Demi kemajuan desa maka kita harus Saling komunikasi dan koordinasi antar masyarakat desa, maupun Antar Kepala Desa dan Perangkatnya, mengutamakan musyawarah untuk mufakat, Insyaallah tidak ada persoalan sekecil apapun yang tidak bisa kita selesaikan.

Sudah saatnya kita merajut kebersamaan dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan, Pilkades telah selesai sekarang kita adalah bagian dari masyarakat dengan ikatan keluarga besar Desa Ploso Kecamatan Selopuro,.

Kritik dan saran yang sifatnya membagun selalu kita sampaikan, semoga Desa kita bisa maju dengan masyarakat yang rukun, damai,Berakhlaq mulia dan sejahtera.

Program Desmigratif Bantu Mantan TKI Berwirausaha Di Desa Ploso Kecamatan Selopuro Tahun 2019

http://ploso-blitar.desa.id – Program desa migran produktif (desmigratif) menyasar 40 orang mantan TKI, keluarga TKI, dan calon wirausahawan di Desa Ploso Kecamataan Selopuro Kabupaten Blitar. Mereka menerima pendampingan berupa pelatihan berwirausaha dan peralatan produktif dengan kegiatan selama 2 (dua) hari di Balai Desa Ploso.


“Mereka adalah mantan TKI maupun keluarganya. Tujuan pemberian Pelatihan dan bantuan ini agar mereka tetap bisa berpenghasilan meski sudah berhenti menjadi TKI. Saat di kampung halaman berwirausaha. Ini yang kita dampingi,” HARIS SUSIANTO, SH, MSi (Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar) katanya kepada Kepala Desa Ploso dan Peserta Pelatihan dalam Program Desmigratif 2019 (12/12/2019).

Jenis bantuan sarana usaha berupa pelatihan Membuat Kue / Jajanan dan peralatan Memasak membuat kue. Peralatan yang diberikan adalah mikser, Oven, dan lain-lain.


MARKAMAH warga Desa Ploso RT.03 RW.02, penerima bantuan program Desmigratif asal Desa Ploso, mengatakan dirinya menerima peralatan memasak. Ia merintis usaha kuliner usai berhenti dari pekerjaannya di Malaysia.

“Sepuluh tahun di Malaysia. Dengan bantuan ini, bisa memudahkan membuat Kue jajanan dadar gulung dan kue kue lainya. Ada beberapa jenis perabot yang diberi pemerintah,” ujar wanita yang memiliki satu anak ini.